Segmenting adalah proses memecah sebuah kata menjadi bunyi-bunyi kecil. Saat menulis map, anak mendengar /m/ /a/ /p/, lalu memilih huruf yang mewakili setiap bunyi.
Perbedaan blending dan segmenting
Bunyi digabungkan untuk membaca: /m/ /a/ /p/ menjadi map.
Kata dipecah untuk mengeja: map menjadi /m/ /a/ /p/.
Langkah latihan sederhana
Ucapkan kata dengan jelas
Pilih kata pendek yang pola bunyinya sudah dikenal anak.
Hitung bunyi, bukan nama huruf
Anak dapat menggeser tiga benda kecil untuk tiga bunyi. Aktivitas ini membuat struktur kata lebih terlihat.
Pilih huruf yang sesuai
Setelah bunyi teridentifikasi, anak menyusun kartu huruf atau menuliskannya secara berurutan.
Baca kembali hasilnya
Minta anak melakukan blending pada kata yang baru ditulis untuk memeriksa hasilnya.
Jika ejaan belum sempurna
Perhatikan apakah anak sudah menangkap semua bunyi. Untuk pola ejaan yang belum diajarkan, beri model tanpa menjadikan kesalahan sebagai kegagalan.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah segmenting sama dengan memisahkan suku kata?
Tidak. Segmenting phoneme memecah kata menjadi bunyi terkecil, sedangkan syllable segmentation memecahnya menjadi suku kata.
Perlukah anak langsung menulis?
Tidak. Gunakan benda atau kartu huruf terlebih dahulu jika motorik menulis membuat tugas terasa terlalu berat.
Mengapa satu bunyi kadang memakai dua huruf?
Bahasa Inggris memiliki digraph dan pola ejaan lain. Pola tersebut dikenalkan bertahap setelah fondasi bunyi lebih stabil.